Humanistic studies, pertamakali mendengar mata kuliah ini, saya merasa bingung. Mata kuliah tentang apa dan nantinya akan mempelajari apa. Lalu saya bertanya pada senior, dan ternyata mata kuliah ini semacam Pkn. Setelah tahu seperti Pkn yang saat itu saya fikirkan adalah mata kuliah yang membosankan dengan banyak hafalan undang-undang, bahasa yang sulit dipahami belajar tentang kepemerintahan.
Semua pemikiran itu berubah saat saya telah mengikuti kuliah pertama saya, ternyata kuliah humanistic tidak belajar seperti di SMA yang banyak menghafal. Melainkan berdiskusi tentang keanekaragaman budaya, agama dan cara bersosialisasi anatar sesama. Di mata kuliah ini saya belajar kalau perbedaan itu sangat indah. Kita dapat saling belajar dari perbedaan tersebut. Tanpa ada yang harus tersakiti dan merasa dirugikan.
Mengenai harapan, tentu saya setiap mahasiswa mwngharapkan mendapat nilai yang baik dalam setiap mata kuliahnya. Bukan hanya nilai, tetapi saya juga ingin mendapatkan pengetahuan yang mendalam dalam mata kuliah Humanistic ini. Dengan belajr mmata kuliah ini saya berharap saya semakin bisa menerima perbedaan apapun itu dari agama, budaya dan sifat dari orang-orang disekitar saya. Selain itu agar saya tidak mudah terprovokasi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab
Sebenarnya sejak kecil saya sudah terbiasa dengan adanya perbedaan, karena selama bersekolah saya suda banyak bertemu dengan bermacam-macam suku dan agama. Terlebih lagi di dalam keluarga besar saya juga banyak yang berbeda agama, tetapi kami saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Contohnya, saat lebaran keluarga yang bergama non islam akan mengunjungi rumah yang beragama islam, begitu juga sebaliknya. Setelah belajar Humanistic saya pun berharap perasaan saya semakin kuat dalam menerima indahnya perbedaan.
pengalaman yang sangat berharga hidup yang keluarga yang beragam, Nanti bisa dishare lebih detail,,...
BalasHapusGive the best